Selasa, 13 Juli 2010

Perbedaan Perilaku dan Tingkah Laku

Hy guys.. Assalamualaikum..
tomorrow i will have an exam.. (insyaallah).. "Perkembangan Peserta Didik".. Hence, i would like to review about it !

Selama ini, kita semua pasti sudah tidak asing dengan kata "tingkah laku" dan "perilaku". Sayangnya, tidak banyak yang menyadari bahwa kedua kata ini sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Secara singkat, dapat dikatakan bahwa perilaku adalah perwujudan dari tingkah laku. Perilaku adalah sebuah kegiatan (baik perkataan maupun perbuatan individu) yang dapat diamati dari luar, seperti: orang yang bernyanyi, naik sepeda, ataupun berbicara. Sebelum dilahirkan/dilakukan, perilaku itu memiliki pola dan didahului pola-pola dalam pikiran yang dikenal dengan sebutan "tingkah laku". Jadi intinya, "tingkah laku = pasif" sedangkan "perilaku = aktif".

Menurut sumber( http://kuliahpsikologi.dekrizky.com/fungsi-psikologi-sebagai-ilmu )

Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda – beda, dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan, yaitu :

(1) Pendekatan Neurobiological
Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf. Pendekatan neurobiological berupaya mengaitkan perilaku yang terlihat dengan impuls listrik dan kimia yang terjadi didalam tubuh serta menentukan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan proses mental.

(2) Pendekatan Perilaku
Menurut pendekatan ini tingkah laku pada dasarnya adalah respon atas stimulus yang datang. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S – R atau suatu kaitan Stimulus – Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J. B Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli, seperti Skinner, dan melahirkkan banyak sub aliran

(3)Pendekatan Kognitif
Pendekatan ini menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental, dimana individu ( Organisme ) aktif dalam menangkap, menilai, membandingkan dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Jika dibuatkan model adalah sebagai berikut S – O – R. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang

(4)Pendekatan Psikoanalisa
Pendekatan ini dikembangkan oleh Freud. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar dan sewaktu – waktu akan menuntut untuk dipuaskan

(5) Pendekatan Fenomenologi
Pendekatan ini lebih memperhatikan pada pengalaman subjektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya, konsep tentang dirinya, harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya.Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya.

2 komentar: