Jumat, 24 Desember 2010

Pola-Pola Pembelahan

Embrio adalah zygot yang tumbuh dan berkembang. Sel-sel hasil pembelahan zygot disebut blastomer. Serangkaian pembelahan zygot yang berlangsung hingga embrio memiliki suatu rongga yang dikeliling oleh blastomer disebut cleavage (pembelahan).

Berdasarkan simetri dan tipe pembelahannya, pembelahan pada zygot dapat dibedakan menjadi:
1.Pembelahan radial holoblastik, adalah pembelahan dimana blastomer-blastomer yang terdapat pada bagian kutub anima telur terletak tepat diatas blastomer yang ada pada bagian vegetatif, sehingga pola blastomer adalah radial simetris. Terjadi pada: echinodermata, amphioxus, dan amphibia.

2.Pembelahan spiral holoblastik, ditemukan pada annelida, turbellaria, dan semua jenis mollusca kecuali pada cephalopoda. Pada pembelahan spiral, orientasi spindel mitosis miring, sehingga menyebabkan sel-sel blastomer sebelah atas berada diatas pertemuan dua blastomer yang berada di bawahnya.
Pada pembelahan spiral dikenal dua tipe pembelahan, yaitu pembelahan dekstral (searah jarum jam), dan pembelahan sinistral (berlawanan jarum jam).

3.Pembelahan bilateral holoblastik, dijumpai terutama pada ascidian (tunicata) dan nematoda. Pada pembelahan ini, dua dari 4 sel yang dihasilkan dari dua kali pembelahan berukuran lebih besar dari dua sel lainnya, sehingga membentuk sebuah bidang bilateral simetris.

4.Pembelahan rotasional holoblastik dijumpai pada mamalia, misalnya pada mencit dan mamalia. Pembelahannya relatif lambat, orientasi blastomer-blastomernya adalah khas.

5.Pembelahan diskoidal meroblastik, terjadi pada ikan, reptil, dan burung. Pembelahan hanya berlangsung pada blastodisk yang terdapat pada kutub anima telur, sedangkan yolk tidak turut membelah

6.Pembelahan superfisial meroblastik, ditemukan pada serangga dan arthropoda lainnya. Inti zigot pada bagian tengah telur membelah secara mitosis beberapa kali tanpa diikuti dengan pembelahan sitoplasma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar