Senin, 07 Februari 2011

Mekanisme impuls saraf

Sistem saraf mempunyai 3 fungsi yang saling tumpang tindih, yaitu input sensoris, integrasi, dan output motoris. Dalam menjalankan fungsinya, sel-sel saraf (neuron) menghantarkan pesan dari satu sel ke sel lainnya dalam bentuk sinyal listrik yang dikenal sebagai impuls saraf.

Impuls saraf bergantung pada potensial membran. Resting potential / potensial istirahat merupakan potensial membran sel yang dapat dieksitasi ketika tidak sedang menghantarkan impuls, voltasenya sekitar -70 mV. Dalam kondisi ini, potensial membran lebih negatif. Ketika stimulus tiba, pintu aktifasi pada gerbang natrium terbuka, sehingga aliran natrium ke dalam sel meningkat, dan menyebabkan potensial membran menjadi kuran negatif. Peristiwa ini disebut depolarisasi. Depolarisasi yang mencapai potensial ambang akan menyebabkan depolarisasi lebi jauh dan menimbulkan potensial aksi. Potensial ambang sebuah neuron biasanya berkisar antara 15 sampai 20 mV lebih positif dibandingkan potensial istirahat (berarti, pada potensial -50 mV sampai -55 mV).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar