Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Pesan untuk Masa Depan

Gambar
Beberapa waktu lalu, saya berjanji untuk menutup tahun 2019 dengan satu tulisan di Blog. Saya memutuskan untuk menulis pesan untuk masa depan yang sebentar lagi menjadi masa sekarang. Pesan ini, bukan dari masa sekarang, tetapi dari masa lalu. Tepatnya, dari beberapa orang teman yang merekam kisahnya di 2019 dan sudah berbaik hati berbagi cerita, pengalaman, dan pelajaran dari pengalaman-pengalaman mereka. Kumpulan pesan dari masa lalu seringkali menjadi pengingat yang baik untuk mengawali fase perjuangan yang baru, bukan?

Mau tahu pesan-pesan dari masa lalu, untuk kita di masa depan nanti? Yuk, kepoin di tulisan kali ini. 

***


"Hidup tidak harus selalu bahagia. Kadang sedih hadir untuk menguatkan kita." Begitu pelajaran dari Ayu Rezky Pratiwi, teman masa kuliah dulu. Membaca pesan dari Ayu ini, membuat saya kembali mengingat-ingat deretan cerita sedih beberapa tahun terakhir. Cerita sedihnya banyak, mulai dari kegagalan, perpisahan, kekecewaan, kehilangan, hingga patah hat…

Pilih mana, mencintai atau dicintai?

Gambar
"Which one do you prefer to be with? The one who likes you or the one whom you like?" Seorang teman bertanya di sosial media, tentang siapa yang harusnya kita pilih, yang menyukai kita atau yang kita sukai.

Pertanyaan ini mengingatkan pada pertanyaan serupa beberapa tahun silam,
"Cit, pilih mana, mencintai atau dicintai?"

Tidak bisa dipungkiri, pertanyaan sejenis ini memang masih sering ditanyakan oleh banyak orang. Pertanyaan serupa bahkan menjadi tema salah satu film yang saya tonton beberapa waktu lalu, Antologi Rasa.

Well, bocoran buat yang belum nonton, Antologi Rasa itu bercerita tentang cinta segi banyak. Ceritanya tentang Harris yang suka Keara, tapi Keara suka Ruly. Keara tetap berharap sama Ruly selama bertahun-tahun, padahal dia sendiri tahu kalau Ruly sukanya sama Denise. Ruly juga tetap berharap Denise yang sudah jatuh cinta sama orang lain dan memutuskan menikah dengan orang itu. Uniknya, cerita seperti ini banyak terjadi di dunia nyata, kan? Dia suka…

Pisang Goreng Gepeng, Kuliner Kekinian dengan Rasa Tradisional

Gambar
Dalam rangka perayaan ulang tahunnya yang ke-13, Blogger Makassar bekerja sama dengan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan untuk memajukan UMKM di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar.

Dukungan Blogger Makassar diberikan dalam kegiatan review berbagai produk UMKM yang ada di Kota Makassar. Dengan banyaknya review produk UMKM, diharapkan konsumen dapat memperoleh informasi yang lebih detail mengenai produk yang mereka butuhkan. Melalui review produk yang dilakukan Blogger Makassar, diharapkan semakin banyak konsumen yang mengenal produk UMKM dengan baik. Ya, seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Ya kan?

Nah, kali ini, saya juga ikut memeriahkan perayaan ulang tahun ke-13 Blogger Makassar dengan mereview Pisang Goreng Gepeng, pisang goreng kekinian dengan rasa tradisional. Yuk, kepoin Pisang Goreng Gepeng di Tulisan ini!


***

Berbagai jenis kudapan berbahan dasar pisang memang sudah sangat populer di pasaran, khususnya di Kota M…