"One Gene One Enzyme", Benarkah?



Beadle dan Tatum adalah ilmuan dari Amerika yang berhasil memperoleh Nobel pada tahun 1958 berkat penelitiannya yang menunjukkan bahwa mutasi suatu gen pada Neurospora menyebabkan hilangnya kemampuan organisme tersebut untuk memproduksi enzim. Pada percobaannya (Perhatikan gambar di atas), Beadle dan Tatum memcoba menajwab pertanyaan "Dapatkan gen mengkode enzyme?". 

(1) Spora Neurospora disinari dengan UV atau X-ray untuk menginduksi terjadinya mutasi.

(2) Spora tersebut kemudian ditumbuhankan pada tiga medium berbeda, yakni (a) medium minumal + vitamin, (b) medium minimal + asam amino, (c) medium minimal (kontrol). Dari ketiga medium tersebut, ternyata spora yang dapat tumbuh adalah yang mengandung tambahan asam amino. Hal ini menunjukkan organisme tidak mampu memproduksi asam amino tertentu, sehingga membutuhkan ketersediaan asam amino dari lingkungannya.

(3) Untuk mengetahui jenis asam amino yang tidak dapat diproduksi, maka disediakan medium minimal dengan tambahan asam amino yang berbeda. Dari percobaan tersebut, diketahui bahwa medium minimal dengan tambahan arginin dapat mendukung pertumbuhan Neurospora.

Dengan demikian, diketahui bahwa organisme yang mengalami mutasi kehilangan kemampuannya untuk memproduksi senyawa kimia yang esensial bagi pertumbuhannya. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa senyawa kimia yang terpengaruh tersebut adalah enzim. Dimana, masing-masing mutant mengalami mutasi yang berpengaruh pada satu jenis enzim. Beadle dan Tatum menyebutnya sebagai "One gene, One Ezyme hypothesis".

***


Pada akhir tahun 1940, peneliti menemukan bahwa gen tidak hanya mengontrol enzim, tetapi juga jenis protein lainnya. Hal ini terkait mutasi pada hemoglobin yang menyebabkan salah satu subunit hemoglobin (beta subunit) menjadi tidak fungsional. Pada peneliti mengajukan perbaikan pada defenisi gen bahwa satu gen mempengaruhi satu polipeptida  (One gene polypeptida). Meskipun demikian, saat ini, penelitia bahwa sudah menemukan mekanisme ekspresi gen dimana datu gen dapat berkontribusi pada terbentuknya lebih dari satu jenis polipeptida melalui mekanisme alternative splicing.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur Aerenkim Akar

Berapa Sih Jumlah Total Energi dari Respirasi Seluler?

Menabung Mudah dan Praktis dengan SOBATKU